Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju…. (garis waktu, fiersa besari) Aku tersadar bahwa jiwaku terganggu. Kecewa atas anganku terhadapmu, terhasut oleh omongan orang atasmu. Padahal akupun tak sebaik yg kau kira. Kemudian aku pergi karena ingin berdamai dengan diriku yang beda, bukan karena kamu yang salah. Bodohnya aku yang dulu, kenapa aku harus kecewa atas pilihanmu, atau atas perkataanmu yang berubah di lain waktu. Bukankah kamu punya alasan atas apa yang kau pilih? dan bisa jadi ini bukan karenamu kan? Kenapa aku harus protes? Ah, aku juga tak tau kenapa aku bisa begitu, harusnya aku dulu bertanya bukan banyak berangan-angan. (mu, disini tidak cuman kamu tapi kamu-kamu yang pernah merasa dekat denganku hehe) Teruntuk teman teman di bangku sekolah berdasi merah sampai berdasi abu-abu, teman-teman dibangku kuliah, teman se organisasi, teman sekosan, teman karaoke, teman sekamar, teman kerja, teman ngopi, teman di dunia maya dan semua orang yang pernah berjabat tangan dan bertukar senyuman untukku. Terimakasih telah memberi kesempatan untuk mengenal, memberi tahu arti kehidupan dan yang jelas memberi kesadaran bahwa aku tertau banyak mengkritisi yang harusnya hanya sekedar dimaklumi. Manusia tempatnya salah memang, tapi untuk diriku ini banyak sekali salahnya dan aku tidak akan memaksamu untuk memaafkanku yang dulu. Dan teruntuk kamu yang masih bersamaku, menerima keperbedaanku. Terimakasih telah bodo amat atas keanehanku. Terimakasih sudah bertahan

Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.

Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.

Mengapa harus melakukannya?

  • Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
  • Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.

Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.

Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:

  • Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
  • Topik apa yang ingin Anda tulis?
  • Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
  • Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?

Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.

Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.

Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai